Skip to content

Karangasem dan Gianyar Telantarkan Objek Wisata Pantai

January 3, 2009

Daya tarik Bali sebagai daerah tujuan utama wisata dunia adalah budayanya yang kuat, alam yang indah, dan pantai yang mempesona. Namun yang terakhir ini diabaikan oleh pemerintah di Karangasem dan Gianyar. Padahal pantai bisa menjadi objek wisata laut yang menarik dan menyejahterakan masyarakat.

DARI Karangasem dilaporkan, objek wisata lautnya potensial untuk dikembangkan dan dijual kepada wisatawan. Sayangnya, perhatian pemerintah masih fokus pada objek wisata di daratan. Itu pun belum maksimal dilakukan.

Kritikan itu disampaikan aktivis lingkungan di Karangasem Nyoman Sadra, B.A. dan sejumlah operator diving dan wisata tirta, belum lama ini.

Sandra menjelaskan pencuri karang laut dan ikan hias sering beraksi di perairan Manggis. Mereka kerap beraksi malam hari dan menyamar sebagai nelayan. Pencurian ini sering dipergoki nelayan lokal setempat. Namun, pelaku cepat kabur saat didekati.

Tidak hanya itu, sejumlah operator diving dan wisata tirta saat pertemuan di Karangasem mengeluhkan hancurnya karang laut di pantai Karangasem. Di sisi lain, Pemkab Karangasem terkesan kurang memberi perhatian. ‘Selama ini, pemkab cuma kelihatan memoles objek wisata di daratan, di dalam laut yang potensial tak dilakukan,’ ujar operator diving.

Nyoman Sadra menambahkan rusaknya karang laut dan biota lainnya menjadi ancaman pariwisata khususnya di Karangasem. Karena itu, semua pihak diminta serius menjaga biota laut dari upaya perusakan dan penghancuran misalnya dari ulah pencari ikan dengan bahan kimia serta bahan peledak.

Terkait dengan kritikan tersebut, Tim Keamanan Laut (Kamla) Karangasem beberapa hari lalu, menggelar patroli di wilayah laut dari Yeh Malet, perbatasan Klungkung-Karangasem sampai ke Tianyar, Kubu. ‘Tim gabungan dikoordinasi Kesbanglinmas Pol itu tak menemukan pengebom ikan, maupun orang yang mencuri ikan hias,’ ujar Kabid Wawasan Kebangsaan Kantor Kesbanglinmas Pol Karangasem Made Redita, S.Sos. Kamis (1/1) lalu.

Dikatakan, Tim Kamla yang ikut dalam patroli gabungan dari Advel Padangbai, Kesbanglinmaspol, TNI/Polri, KSDA, serta Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan.

Di Gianyar

Beragam potensi wilayah di Kabupaten Gianyar masih belum tergarap optimal. Masih banyak potensi yang telantar begitu saja tanpa ada upaya pengelolaan yang serius dari pihak pemkab. Potensi pariwisata pesisir pantai salah satunya yang masih kurang mendapat perhatian, serta potensi di masing-masing desa yang perlu digarap untuk dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat setempat. Ini diakui Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dan Wakil Bupati, Dewa Made Sutanaya, dalam acara sarasehan beberapa waktu lalu.

‘Di samping belum optimalnya manajemen pengelolaan potensi, kendalanya juga dikarenakan terbatasnya keuangan daerah,’ jelas Bupati.

Disebutkan, untuk perencanaan arah pembangunan Kabupaten Gianyar dilakukan dengan metode top down yaitu pendekatan politis dan anggaran serta pendekatan bottom up berdasarkan pendekatan budaya. ‘Tentunya ini untuk mewujudkan pembangunan Gianyar menjadi makin lebih baik ke depan,’ terangnya. ( Sumber : Bali Post )

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: